Apa Itu Ruam Popok?

Bikin Bayi Jadi Rewel, 9 Perawatan di Rumah untuk Atasi Ruam Popok


Pengertian Ruam Popok

Salah satu masalah kesehatan kulit yang sering dialami oleh bayi adalah ruam popok. Lalu apa itu ruam popok? Ruam popok ini merupakan peradangan kulit bayi yang tertutup oleh popok dengan menyebabkan ruam akibat adanya reaksi kulit terhadap feses dan urine. Dalam hal ini, hampir semua bayi yang menggunakan popok, pernah mengalami ruam popok ini. Ruam popok merupakan ruam kulit yang umum terjadi pada bayi, namun hal ini bisa membuat bayi anda merasa tidak nyaman.

Sang bayi bisa saja mengalami ruam popok ketika menggunakan popok sekali pakai atau popok kain, sebab keduanya memiliki berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Cara penentuannya sangat tergantung pada kebutuhan ibu dan bayi untuk menjaga supaya kulitnya tetap kering, bersih dan terjaga.

Gejala Ruam Popok

Perlu diketahui bahwa ruam popok ini terjadi biasanya pada dua tahun pertama, khususnya ketika bayi berusia 9 bulan hingga 1 tahun. Adapun beberapa gejala ruam popok adalah sebagai berikut ini :

– Pertama, sang bayi bertambah rewel saat bagian yang biasanya tertutup popok dibersihkan.

– Kedua, timbulnya kulit warna kemerahan yang diikuti dengan pembengkakan.

Penyebab Ruam Popok

Dalam hal ini, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan timbulnya ruam popok pada kulit bayi, seperti :

– Pengaruh jenis makanan baru. Ternyata perubahan jenis makanan bisa menyebabkan timbulnya ruam popok. Karena struktur feses dan frekuensi buang air besar pada bayi akan berubah, terutama saat bayi mulai mengonsumsi makanan padat.

– Adanya gesekan dan lecet.

– Kontak yang terlalu lama dengan feses dan urine. Hal ini jika dibiarkan terlalu lama dalam popok, maka feses dan urine bisa memicu iritasi pada kulit bayi.

– Infeksi terhadap bakteri atau jamur. Kulit bati yang tertutup popok cenderung lembap, sehingga bisa meningkatkan kemungkinan timbulnya bakteri dan jamur.

– Adanya iritasi yang disebabkan oleh produk bayi yang baru digunakan.

Pengobatan Ruam Popok

Cara yang paling mudah dan efekif dalam mencegah timbulnya ruam popok pada kulit bayi ini bisa dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Gantilah popok yang kotor secara rutin.

2. Bersihkan bagian kulit yang tertutup popok.

3. Jangan biarkan bayi memakai popok terlalu lama. Usahakan supaya kulitnya “bernapas”.

4. Setelah dibersihkan, seka kulit bayi secara perlahan hingga kering sebelum menggunakan popok baru.

5. Basuh dan cuci tangan sebelum dan sesudah menggantikan popok.

Pencegahan Ruam Popok

Lalu bagaimana cara mencegah ruam popok? Untuk mencegah ruam popok anda bisa melakukan cara-cara dibawah ini :

– Hindari penggunakaan bedak karena bisa memicu iritasi kulit bayi.

– Sesuaikan ukuran popok bayi anda. Janga terlalu kekecilan dan juga kebesaran.

– Hindari penggunaan tisu basah yang mengandung alkohol dan pewangi yang bisa memicu iritasi kulit.

– Oleskan krim yang mengandung bahan zinc oxide untuk mencegah ruam popok setiap mengganti popok bayi.

– Gunakan popok dengan satu ukuran lebih besar selama bayi menjalani masa penyembuhan.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika kulit bayi anda tidak kunjung membaik walaupun anda sudah memberikan langkah yang terbaik, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pada dokter untuk segera mendapatkan penangangan secara medis. Untuk melakukan pemeriksaan, anda bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan anda.

Mungkin itu saja artikel kali ini, semoga bisa menambah pengetahuan anda terutama tentang masalah ruam popok pada kulit bayi.

no comments

Leave me comment