Jumlah ASI Melimpah, Ini Tips Menyimpan agar Tidak Basi

ASI eksklusif perlu diberikan kepada bayi hingga berusia 6 bulan. Setelah usia 6 bulan Anda dapat memberikan makanan pendamping ASI untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Jika ASI Anda melimpah maka dapat menyimpannya dengan cara berikut ini agas ASI tidak menjadi basi.

  • Menyimpan dalam Tempat yang Tepat

ASI yang Anda miliki akan tidak basi jika disimpan pada tempat yang tepat. Anda dapat menggunakan botol khusus ASI atau pun plastik khusus untuk penyimpanannya. Anda harus memastikan botol dan plastik yang digunakan berbahan aman dan bebas dari BPA. Penyimpanan ASI sebaiknya dilakukan setelah Anda mencuci tangan baru memerah ASI.

Tujuannya untuk menjaga ASI dari kuman dan juga bakteri. Cuci tangan Anda hingga bersih menggunakan sabun dan keringkan terlebih dahulu sebelum mulai memerah ASI. Gunakan pompa ASI untuk bisa memasukkannya ke dalam botol dan plastik. Anda dapat melakukan pompa ASI secara manual atau pun pompa ASI elektrik.

  • Jaga Kebersihan Tempat Penyimpanan

Anda harus memastikan tempat penyimpanan ASI yang digunakan dalam keadaan steril. Anda dapat melakukan sterilisasi sebulan sekali agar tempat penyimpanan ASI berupa botol aman dari kuman dan bakteri. Anda dapat melakukan sterilisasi dengan menggunakan alat sterilisasi atau melakukannya secara manual dengan merebus botol dalam air mendidih selama 5 – 10 menit.

Sebelum melakukan sterilisasi pastikan botol menggunakan bahan yang bebas BPA dan aman terkena panas. Hati-hati saat melakukan sterilisasi jangan sampai terlalu panas sehingga berisiko pada botol susu yang terbuat dari bahan kaca. Cek keamanan dan ketahanan kemasan plastik penyimpanan susu dengan melihat label pada kemasan.

Pastikan botol dalam keadaan kering ketika Anda memompa ASI dan penyimpannya ke dalam botol. Jika menggunakan plastik khusus untuk penyimpanan ASI pastikan plastik tidak ada yang bolong atau pun ada bagian yang rusak. Tujuannya agar kualitas ASI tidak tercemas oleh kuman dan bakteri.

  • Simpan ke Freezer

Setelah ASI Anda masukkan ke dalam botol atau pun plastik dan sudah memastikan tertutup dengan baik maka simpan ASI ke dalam freezer. Anda sebaiknya tidak mengisi ASI ke dalam tempatnya hingga penuh agar ASI tidak tumpah atau melimpah ketika beku.

Jika Anda menggunakan plastik sebagai tempat penyimpanan ASI maka sebelum dimasukkan ke dalam freezer gunakan wadah lainnya. Tujuannya karena kemasan plastik cenderung berisiko mengalami kebocoran. Jangan lupa untuk memberikan label pada botol dan juga plastik sebelum menyimpannya ke dalam freezer.

Lakukan penyimpanan sesuai dengan jadwal penggunaannya yaitu ASI yang akan digunakan dalam waktu cepat tidak perlu dibekukan. Bagi Asi yang masih digunakan dalam waktu yang lama Anda bisa menyimpannya dengan membekukan agar lebih tahan lama.

Jika bayi Anda sudah mengonsumsi susu formula maka Anda tidak perlu melakukan penyimpanan. Anda hanya perlu menyediakan susu dengan kualitas terjamin dan aman dikonsumsi. Anda bisa mendapatkannya dengan mengunjungi toko perlengkapan bayi secara online di orami.com.

no comments

Leave me comment