Tutorial hijab syar’i Yang Sesaui Dengan Pandangan Islam

Hasil gambar untuk idntimes.com hijab

Tren hijab atau berjilbab sedang naik sejak belakang tahun terakhir ini. Banyak perempuan mulai bangga menggakan jilbab yang kerap dilambangkan sebagai simbol perempuan islami. Jilbab sendiri sebenarnya berasal dari bahasa arab yang memiliki arti pakaian yang panjang dan longgar serta mampu menutup seluruh aurat wanita kecuali muka dan telapak tangan. Seorang wanita diciptakan tentu berbeda dengan lelaki, wanita adalah makhluk mulia yang pantas dimuliakan dan paling mudah kehilangan kemulyaan. Wanita telah digariskan menjadi lentera penerang dalam rumah tangga.

Kenentuan Jilbab Syar’i dalam Islam

Oleh karenanya seorang wanita harus memiliki rasa malu yang tinggi, taqwa , pandai menjaga diri dan amanah. Allah telah menjaga kemuliaan wanita dengan mewajibkannya mengenakan jilbab syar’i. Namun, ada banyak wanita yang melanggar ketentuan  jilbab syar’i yang telah ditetapkan. Nah untuk itu marilah kita bahas mengenai ketentuan dan turorial hijab syar’i dalam islam.

  1. Menutupi seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan

Semua anggota badan adalah aurat kecuali muka dan telapak tangan. Namun sangat disayangkan banyak wanita yang sering melupakan bahwa kakinya juga aurat. Oleh karenanya alangkah baiknya kita juga menutupinya dengan baik. Allah Swt. Juga telah menjelaskan dalam firmannya QS.AN-Nur ayat 31 tentang kewajiban menutup aurat.

  1. Bahannya harus tebal

Bahan yang digunakan untuk menutup aurat haruss tebal dan tidak boleh transparan. Hal ini karena Jilbab sejatinya untuk menutupi bukan memamerkan.

  1. Longgar dan tidak membentuk lekuk tubuh

Saat ini banyak kita temui wanita yang memakai kerudung namun memakai celana jeans dan sejenisnya. Maka alangkah baiknya jangan meniru busana tersebut selain memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Memakai celana jeans juga melanggar syariat berjibab syar’i.

  1. Tidak diberi wewangian

Maksud tidak diberi wewangian disini adalah memakai wewangian yang terlalu wangi sehingga menimbulkan perhatian dari lawan jenis.

Demikianlah ketentuan hakikat hijabsyar’i bagi seorang wanita. Sesunguhnya peraturan yang ditetapkan Allah Swt. Semata-mata untuk kebaikan umatnya.

no comments

Leave me comment