Adab Setelah Makan Yang Diajarkan Rasulullah SAW. Salah Satunya Baca Doa Sesudah Makan

5 Makna Dibalik Ajaran Makan untuk Hidup, Bukan Hidup untuk Makan

Selain membaca doa sesudah makan, Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya tentang adab – adab setelah selesai makan. Adab adalah sebuah perkara yang menunjukkan kesopanan serta tatakrama dan budi pekerti yang baik. Dalam literatur bahasa arab, kata adab ini memiliki arti sebagai budi pekerti, tatakrama, atau bahkan sopan santun.

Dalam ajaran Islam sendiri, makna adab sangat dijunjung tinggi bahkan terdapat sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa orang yang beradab lebih baik dibandingkan dengan orang yang memiliki ilmu tapi tidak beradab.

Bahkan Nabi Muhammad SAW pun diutus ke muka bumi ini hanya untuk satu tujuan yaitu ingin memperbaiki akhlak dan adab manusia. Sebagaimana Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Innamaa buisttu liutammima makaarimal akhlaak”.

Artinya : “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak manusia.” (HR. Al – Baihaqi).

Dari itulah Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar senantiasa mengamalkan sunnahnya terutama yang berkaitan dengan adab keseharian. Misalnya adab ketika makan, adab sesudah makan, hingga adab berpakaian, dan masih banyak yang lainnya. Sungguh mulianya agama Islam ini jika seluruh umatnya melaksanakan sesuai dengan anjuran yang Rasulullah SAW perintahkan.

Adapun adab – adab sesudah makan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut :

  • Hindari Makan Dengan Posisi Perut Yang Terlalu Kenyang

Nabi Muhammad SAW sangat tidak menyukai seseorang yang makan dan minum hingga makanan dan minuman itu memenuhi perutnya, sehingga dia tidak bisa berdiri lagi.

Allah SWT berfirman :

Yang artinya : “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berlebih – lebihan.” (QS. Al – A’raf, Ayat : 31)

Dalam ayat diatas disebutkan bahwa Allah SWT sangat melarang sesuatu yang berlebih – lebihan, terutama ketika sedang makan.

  • Disunnahkan Untuk Menjilat Jari Tangan Sebelum Membasuhnya

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menjilat jari tangannya terlebih dahulu sebelum membasuhnya, karena sesudah makan kita tidak tahu dimana letak keberkahan dari makanan tersebut.

Sementara dari sisi medis, sebagaimana yang dikutip dari alirsyadsurabaya.co.id menjelaskan bahwa menurut penelitian yang dilakukan oleh dr. Charles Gerba dari University of Arizona, Amerika Serikat, bahwa makan dengan menggunakan tangan lalu menjilat jari jemari sesudahnya memiliki manfaat bagi kesehatan. Dengan syarat sebelum makan, mencuci tangan terlebih dahulu. Dia mengaku bahwa disela – sela jari tangan manusia mengandung enzim Rnase. Enzim ini berfungsi sebagai pengingat bakteri untuk menekan aktivitas bakteri ketika masuk bersamaan dengan makanan.

  • Hendaklah Mengutip Makanan Yang Jatuh Ketika Makan

Dalam hal ini, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar senantiasa menghargai rezeki yang telah Allah SWT berikan dan tidak membuang – buang rezeki tersebut. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW : “Apabila seseorang diantara kalian sedang makan, lalu terjatuh satu suapannya maka hendaklah ia menyingkirkan apa yang meragukannya kemudian hendaklah ia memakannya dan janganlah ia membiarkannya untuk setan.” (HR. At – Turmudzi dan Ibnu Majah).

  • Hendaknya Membasuh Sisa – Sisa Makanan Yang Ada Di Mulut

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan termasuk menjaga kebersihan mulut sebelum menghadap Allah SWT untuk beribadah.

  • Hendaklah Membaca Doa Sesudah Makan

Adapun doa sesudah makan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yaitu :

“Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin.”

Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makanan dan minuman kepada kami dan menjadikan kami sebagai kaum muslimin.”

Doa sesudah makan tersebut merupakan bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat yang telah ia berikan. Rasa syukur yang disertai dengan adab sesudah makan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

no comments

Leave me comment

1 × 1 =